Inilah hasil penelitian mengenai hubungan antara berat badan seorang pria dengan kualitas sperma. Dr Williams Roudesbush dari Reproduksi Biology Associate Atalanta AS menyatakan bahwa kelebihan berat badan pada pria membuat mereka memiliki kesempatan yang sangat kecil untuk memiliki seorang bayi.
Pernyataan Dr Williams Roudesbush itu disampaikan setelah ia melakukan penelitian yang cukup mendalam kepada 500 orang pria.
Mereka menyakini bahwa dengan semakin bertambahnya berat badan seorang pria maka hal itu akan mempengaruhi kualitas dari sperma.
Sehingga mereka berani menyatakan seoang pria yang menjadi lebih gemuk akan mendapatkan kesulitan untuk memiliki anak karena buruknya kualitas sperma yang mereka miliki.
Dr William Roudebush melakukan pengukuran atas 500 pria dengan alat body mass index (BMI) dan membandingkanya dengan volume dan kualitas sperma yang mereka miliki.
"Ketika seorang pria mengalami kenaikan BMI kami melihat korelasinya,” tegas Dr Roudebush.
Kesimpulan akhir dari hasil penelitain Dr Roudebush adalah bahwa dengan bertambah gemuk, tingkat sperma juga menjadi sangat rendah sehingga sulit untuk melakukan fertilisasi dengan sel telur.
Meski tidak menjelaskan secara khusus bagaimana terjadinya fertilisasi, namun ada kesempatan besar dari gagalnya bertemu dengan sel telur karena memang kualitas sperma jauh berkurang.
Berbicara di pertemuan tahunan The American Society for Reproductive Medicine yang berlangsung di San Antonio, Texas AS tim peneliti yang dipimpin oleh Dr Williams Roudesbuch menjelaskan bagaimana temuan mereka bisa untuk menjelaskan bagaimana tidak terjadi fertilisasi seiring dengan semakin tingginya angka obesitas disejumlah negara.
Menanggapi hasil penelitian Dr Williams Roudesbush itu, Professor Harry Moore dari University of Sheffield menyatakan studi lanjutan masih diperlukan karena kaitan dengan cairan kimia pada kesuburan pria.
"Kami masih kurang yakin bahwa pria ditentukan oleh baik buruknya sperma mereka,” ujarnya kepada BBC News Online.
"Banyak kesempatan untuk itu dan tampaknya kombinasi genetika dan lingkungan juga sangat menentukan.”
Penelitian sebelumnya yang dilakukan ole Sao Paulo Univesity Brasil menyatakan dengan mengkonsumsi kopi, seorang pria akan semakin bertambah subur sperma mereka.
Merokok Marijuana juga dikabarkan akan menghancurkan sperma sehingga para pria akan mengalami kesulitan untuk memiliki anak.
sumber: solusisehat.net
Pernyataan Dr Williams Roudesbush itu disampaikan setelah ia melakukan penelitian yang cukup mendalam kepada 500 orang pria.
Mereka menyakini bahwa dengan semakin bertambahnya berat badan seorang pria maka hal itu akan mempengaruhi kualitas dari sperma.
Sehingga mereka berani menyatakan seoang pria yang menjadi lebih gemuk akan mendapatkan kesulitan untuk memiliki anak karena buruknya kualitas sperma yang mereka miliki.
Dr William Roudebush melakukan pengukuran atas 500 pria dengan alat body mass index (BMI) dan membandingkanya dengan volume dan kualitas sperma yang mereka miliki.
"Ketika seorang pria mengalami kenaikan BMI kami melihat korelasinya,” tegas Dr Roudebush.
Kesimpulan akhir dari hasil penelitain Dr Roudebush adalah bahwa dengan bertambah gemuk, tingkat sperma juga menjadi sangat rendah sehingga sulit untuk melakukan fertilisasi dengan sel telur.
Meski tidak menjelaskan secara khusus bagaimana terjadinya fertilisasi, namun ada kesempatan besar dari gagalnya bertemu dengan sel telur karena memang kualitas sperma jauh berkurang.
Berbicara di pertemuan tahunan The American Society for Reproductive Medicine yang berlangsung di San Antonio, Texas AS tim peneliti yang dipimpin oleh Dr Williams Roudesbuch menjelaskan bagaimana temuan mereka bisa untuk menjelaskan bagaimana tidak terjadi fertilisasi seiring dengan semakin tingginya angka obesitas disejumlah negara.
Menanggapi hasil penelitian Dr Williams Roudesbush itu, Professor Harry Moore dari University of Sheffield menyatakan studi lanjutan masih diperlukan karena kaitan dengan cairan kimia pada kesuburan pria.
"Kami masih kurang yakin bahwa pria ditentukan oleh baik buruknya sperma mereka,” ujarnya kepada BBC News Online.
"Banyak kesempatan untuk itu dan tampaknya kombinasi genetika dan lingkungan juga sangat menentukan.”
Penelitian sebelumnya yang dilakukan ole Sao Paulo Univesity Brasil menyatakan dengan mengkonsumsi kopi, seorang pria akan semakin bertambah subur sperma mereka.
Merokok Marijuana juga dikabarkan akan menghancurkan sperma sehingga para pria akan mengalami kesulitan untuk memiliki anak.
sumber: solusisehat.net
0 Response to "Kelebihan Berat Badan 'Hancurkan Sperma'"
Posting Komentar